Jalasutra
Cari Buku
;
 
Jalasutra

Secara harfiah, kata Jalasutra terdiri atas dua kata: jala dan sutra. Gabungan keduanya merujuk pada sebuah entitas yang bisa digunakan untuk menjaring gagasan dan pemikiran yang orisinal, relevan, kaya, kritis, dan membawa nilai kebaruan, yang tersebar dalam dunia wacana di Indonesia.

Penerbit Jalasutra sudah mengembangkan ranah garapan ke pelbagai bidang: seni, desain, komunikasi, politik, feminisme, sains, teori dan kritik sastra, psikologi, dan kajian sosial. Dalam dunia sastra, Jalasutra juga melebarkan sayap dengan menerjemahkan karya sastra dunia dan karya para pemenang nobel.

 
Untitled Document
Kategori
Berita
Buku Baru
 
 
Detail Buku
Mantra Maira
Penulis
: Sofie Dewayani
Tahun Terbit
: 2010
Cetakan Ke
: 1
Kategori
: Antologi Cerpen
Divisi
: Jalasutra
Best Seller
: Tidak
Halaman
: 108
Harga
: 20000
Ukuran
: 12 x 19
ISBN
: 978-602-8252-27-0
Resume
Sejumlah cerita yang terbuhul dalam kumpulan Mantra Maira ini mengingatkan kita pada gagasan-gagasan Hanif Khureisi—novelis Inggris, berdarah Pakistan—baik dalam Buddha of Suburbia maupun Midnight All Day. Lewat cerpen Mantra Maira, misalnya, dengan kepolosan dunia anak-anak, pengarang memperlihatkan ketakmujuran peruntungan manusia urban Amerika asal Indonesia. Maira tumbuh di lingkungan yang membuat ia harus tampil bermuka dua. Ketika neneknya datang dari Indonesia, ia harus pandai-pandai bersandiwara, bahwa ibunya bekerja di sebuah perusahaan bonafit dengan penghasilan memadai, padahal kenyataannya, perempuan yang ia panggil ibu itu adalah seorang pekerja ilegal yang tak pernah berada dalam posisi aman, pemabuk berat, dan selalu ribut dengan pacar gelapnya. Itu sebabnya, Maira—yang tak pernah tahu siapa ayahnya—terobsesi untuk menggunakan mantra ajaib guna mencelakai ibunya. Dengan keterampilan berkisah dan teknik eksperimentasi tingkat tinggi, Sofie Dewayani menyuguhkan konstruksi alegorik dari kompleksitas persoalan para perantau asal Indonesia di Amerika Serikat, yang di permukaan kedengarannya begitu gagah mentereng, padahal sebagian besar dari mereka, tak lebih dari segolongan orang yang terus-menerus berminyak air…
Belum ada Komentar pada buku ini
Beri Komentar
 Nama *
 
Untitled Document