Jalasutra
Cari Buku
;
 
Jalasutra

Secara harfiah, kata Jalasutra terdiri atas dua kata: jala dan sutra. Gabungan keduanya merujuk pada sebuah entitas yang bisa digunakan untuk menjaring gagasan dan pemikiran yang orisinal, relevan, kaya, kritis, dan membawa nilai kebaruan, yang tersebar dalam dunia wacana di Indonesia.

Penerbit Jalasutra sudah mengembangkan ranah garapan ke pelbagai bidang: seni, desain, komunikasi, politik, feminisme, sains, teori dan kritik sastra, psikologi, dan kajian sosial. Dalam dunia sastra, Jalasutra juga melebarkan sayap dengan menerjemahkan karya sastra dunia dan karya para pemenang nobel.

 
Untitled Document
Kategori
Berita
Buku Baru
 
 
Detail Buku
Saussure untuk Sastra: Sebuah Metode Kritik Sastra Struktural
Penulis
: Rh Widada
Tahun Terbit
: 2009
Cetakan Ke
: 1
Kategori
: Kritik/Teori Sastra
Divisi
: Jalasutra
Best Seller
: Ya
Halaman
: 106
Harga
: 25000
Ukuran
: 15 x 21
ISBN
: 978-602-8252-20-1
Resume
Selama lebih dari tiga dekade terakhir, terhitung sejak 1970-an ketika diperkenalkan oleh A. Teeuw, teori sastra struktural boleh dikatakan mendomninasi dunia akademik kita. Kendati buku-buku yang membahas teori dan metode struktural secara aplikatif sangat jarang ditemukan. Buku-buku teori sastra struktural yang pernah ada kebanyakan berupa pengantar atau tinjauan umum. Akibatnya, banyak mahasiswa sastra dan para pemula dalam dunia penelitian sastra yang menemui kesulitan ketika harus melakukan kajian ilmiah, terutama dalam menerapkan teori tersebut. Hal ini diperparah lagi dengan banyaknya ragam, variasi, dan tafsiran tentang strukturalisme. Dan, “pederitaan” itupun semakin lengkap ketika post-strukturalisme masuk ke Indonesia pada 1990-an dan “memberantakkan” bangunan pemikiran yang belum tertata rapi. Buku Saussure untuk Sastra: Sebuah Metode Kritik Sastra Struktural ini merupakan sebuah upaya membangun titian metodis dalam kritik sasta (struktural) di tengah keruwetan teoritik semacam itu. Dengan mengambil inspirasi secara langsung dari teori linguistik Ferdinand de Saussure yang merupakan cikal bakal strukturalisme, metode kritik sastra yang ditawarkan buku ini diharapkan akan benar-benar memperlihatkan keistimeaan pemikiran struktural yang memang telah memberikan sumbangan besar dalam hal metode penafsiran kebudayaan.
3 Komentar pada buku ini
Legawa, pada jam 17:44:46 tanggal 19-Nov-2009 berkata :
Ammar, IAIN Walisongo Semarang, pada jam 22:24:51 tanggal 29-Dec-2009 berkata :
setelah saya membaca abstraksi buku diatas, saya justru tertarik ingin membacanya secara penuh. jujur saya masih awam tentang kritik sastra, palagi hal ini tokh yang diungkap adalah Ferdinand de Saussure. sebenere saya tertarik ingin ikut diskusinya, berhubung bertepatan dengan acara lain, kira2 kalo redaksi bisa merekomendasikan buku itu didapatkan di semarang gak? kalo iya dimana?
oka, pada jam 10:20:35 tanggal 31-Mar-2010 berkata :
meluncur ke TKP, Gan ngiler *mode on* nambah amunisi
Beri Komentar
 Nama *
 
Untitled Document